Puasa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah

.




Puasa Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, yaitu dimana bulan yang berlimpah dengan pahala. Hal yang telahAllah taala sendiri nyatakan dengan demikian. Tetapi disisi lain hal itu tidaklah membuat kita heran, karena memang dapat dikatakan bahwa Puasa Ramadhan adalah Mi’rajnya ibadah –ibadah yang paling mulia yang didalamnya terdapat seluruh ibadah. Segenap ibadah yang mencapai puncaknya dan menjelma di dalam bentuk puasa.

Jadi seseorang yang berpuasa,dan yang menahan lapar maupun haus, dan hawa nafsu, maka lapar dan hausnya itu tidak akan berbobot atau malah tercemar jikalau ia tidak meninggalkan perkataan atau berkata dusta dan diiringi dengan perbuatan maksiat lainnya. Lapar dan hausnya tidak akan bermanfaat jika ibadah puasanya tidak dihiasi dengan basahnya bibir dalam berZikir kepada Ilahi, dan tidak dihiasi dengan ibadah-ibadah wajib dan ibadah sunnah. Begitu pula lapar dan hausnya itu tidak akan sempurna jika belum diikuti dengan amalan shaleh, khususnya yaitu sedekah.




Jadi tidak ada suatu indera manusia pun yang tidak dapat terpengaruh oleh puasa. Setiap indera manusia akan terkendali dibuatnya. Setiap keinginan manusia akan terikat oleh batasan, dan tidak dapat merajalela. Semua itu karena kita puasa.


Maka dapat di katakan bahwa hakikat dari pintu-pintu neraka itu sebenarnya adalah pintu-pintu panca indera pada manusia. Apabila indera tersebut menjadi leluasa, dosa pun akan timbul. Maka melalui indera tersebutlah manusia akan masuk ke dalam neraka. Jadi tertutupnya pintu-pintu neraka pada Bulan Ramadhan artinya adalah bahwa orang mukmin akan menutup diri mereka dari seluruh pintu yang dapat membawa mereka ke dalam neraka.

Membiasakan diri dalam  membaca dan mengkaji Alquran, membiasakan diri untuk berzikir kepada Illahi, membiasakan diri untuk berdoa, membiasakan diri untuk bisa memenuhi hak-hak sesama, membiasakan lidah kita sama sekali suci dari dusta, membiasakan diri kita untuk berkata benar dan bersih, membiasakan diri kita untuk berkata lurus, semua kesempatan ini hanya dapat diperoleh melalui amalan puasa.

Maka Bukalah pintu Kebaikan dan Tutuplah Pintu-pintu Keburukan

Dari sabda Rasulullah saw diatas maka dapat disimpulkan bahwa di bulan Ramadhan ini seluruh pintu neraka akan ditutup , dan bersamaan dengan hal itu beliau pun bersabda, bahwa seluruh pintu surga dibuka. Hikmah yang dapat kita ambil disini yaitu janganlah kita hanya melihat dari sisi larangan saja, tetapi melainkan dengan melihat juga sisi positifnya. Jika disatu sisi kita tidak dapat membukakan pintu kebaikan bagi setiap indera dari kelima indera kita, maka kita memang mungkin saja sedang menutup pintu-pintu neraka, tetapi tanpa tujuan. Sebab sebagai tiada balasannya dan tidak satupun pintu kebaikan yang terbuka.

Jadi artinya intinya ialah sebagai gantinya dari setiap keburukan, maka ciptakanlah kebaikan. Dan sebagai gantinya dari suatu kondisi buruk , maka ciptakanlah suatu keindahan. Sehingga dengan melalui satu bulan penuh berpuasa secara terus menerus dengan upaya gigih tersebut, maka keburukan-keburukan kita akan terhapus dan tertinggal ke belakang. Dan kebaikan-kebaikan kita semakin bertambah banyak dan maju akibat kerberkahan bulan Ramadhan, yang melesat dengan kedapan dengan cahaya yang luar biasa. Sehingga setiap bulan Ramadhan datang kondisi kita akan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Inilah yang merupakan maksud dari berpuasa.

0 Response to "Puasa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah"

Post a Comment