Simak! Inilah Tiga Tanda Orang yang Riya menurut Q. S. An Nisa ayat 142

.

PORTAL ISLAMI - Dalam bahasa Arab, arriya’ (الرياء) berasal dari kata kerja atau raâ ( راءى) yang maknanya memperlihatkan. Riya’ disebut juga dengan memperlihatkan sekaligus memperbaiki suatu amal ibadah dengan tujuan agar diperhatikan dan mendapat pujian dari orang lain.

Tiga Tanda Orang Riya : Menurut Rasulullah SAW disebut sebagai syirik kecil. Dikatakan syirik karena seseorang menyekutukan Allah dengan nafsu diri sendiri atau respon orang lain. Sebuah amal yang anggap riya’ seringkali mempertimbangkan bagaimana orang lain memberi tanggapan kepadanya. Ia terlahir bukan dari ketulusan lillahi ta’ala melainkan ada campuran keinginan untuk mendapatkan citra positif di mata manusia. Akibatnya, fluktuasi amal kebaikan berlangsung secara naik-turun seiring dengan besar-kecilnya potensi “keuntungan” penilaian dari manusia itu sendiri.

Orang riya’ (pamer) memiliki tiga ciri sbb: 
  1. Malas ketika sedang sendirian, 
  2. Rajin pada saat di tengah banyak orang, 
  3. Serta amalnya meningkat dikala sedang dipuji dan menurun ketika dicaci. 
[Sayyidina Ali ibn Abi Thalib, dikutip dari Ihyâ’ ‘Ulûmiddîn karya Imam al-Ghazali]

Bahaya terhadap Riya

Pada dasarnya, perbuatan riya’ adalah didasarkan pada niatnya seseorang dalam mengerjakan amal ibadah yang ditujukan kepada selain Allah SWT atau Bangsa Syaitan. Oleh karena niat yang buruk, orang lain tidak akan tahu bahwa apa yang telah dikerjakan itu tujuannya adalah untuk mendapat pujian. Oleh sebab itu, ada baiknya kita mengenali beberapa perkara yang kebanyakan dikira riya’ dan syirik, padahal bukan.

Riya kini sudah merajalela. Meskipun setiap orang memiliki kadar yang berbeda, akan tetapi tetap saja tujuannya adalah sama-sama ingin mendapatkan pujian dari manusia dan sama sekali tidak ikhlas. Riya’ sangat berbahaya karena merupakan salah satu daripada banyak penyakit hati yang menjadikan seseorang masuk dalam golongan orang-orang munafik.

Riya dapat menimpa siapa saja bahkan termasuk orang mukmin sekalipun yang shaleh dan shalehah.  Dalam sebuah hadits, dari Abu Hurairah RA, dan diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW telah mengabarkan bahwa golongan yang pertama kali dihisab adalah orang yang mati syahid, mempelajari dan mengajarkan ilmu, dan orang yang bersedekah.

Allah SWT justru akan melempar ketiganya ke dalam api neraka karena amal ibadah yang mereka lakukan tidak dengan niat beribadah kepada Allah SWT.  Firman Allah SWT yang artinya;
“Dan apabila mereka (kaum munafikin) berdiri mengerjakan shalat, maka mereka berdiri dalam keadaan malas dan riya’ di hadapan manusia dan tidaklah mereka mengingat Allah kecuali sedikit sekali.” (Q. S. An Nisa ayat 142).

Wallahu a’lam Bisshawab.

1 Response to "Simak! Inilah Tiga Tanda Orang yang Riya menurut Q. S. An Nisa ayat 142"

  1. Aduh hampir saja saya termasuk,hehehe terimakasih mas atas ilmunya.

    ReplyDelete