kisah para sahabat nabi yang mengharukan

.
kisah perang di zaman nabi

Kisah perang zaman nabi Muhammad , pada zaman dahulu nabi Muhammad SAW pada zaman perang nabi dahulu  kita di ajarkan bukan hanya berani mati saudarah , tapi kita berebut mati sudarah untuk perang mari kita lihat sudara sesuai pembahasan cerama imam besar FPI ( Front Pembela islam )


Perna suatu ketika di perang nabi Muhammad nabi Muhammad menyiapkan pasukanya untuk berperang melawan musuh , dan di depan nabi musuh suda siap dengan pasukanya sudarah , pasukan berkuda nya pasukan pemanahnya suda siap dan untuk musuh lebih besar dari pasukan nabi Muhammad lebih banyak pasukan Musuh daripada pasukan nabi Muhammad ,
Kemudian nabi Muhammad menyiapkan pasukanya ,sahabat sahabat nabi ada di kanan nabi sahabat sahabat nabi ada di kiri nabi ,dan ada di belakang nabi, suda siap untuk menyerang musuh , kemudian nabi Muhammad menyiapkan pasukan inspeksi pasukan dengan kudanya nabi Muhammad berjalan dari ujung kanan dan ujung kiri memeriksa kesiapan pasukan untuk bertempur melawan musuh begitu nabi Muhammad sedang periksa , ada seorang pemuda , pemudah tersebut di tanganya sedang memakan beberapa butir buah kurma di atas kudanya, pemuda tersebut menatap tajam ke arah musuh , kemudian begitu nabi Muhammad lewat si pemuda yang memakan buah butir kurma bertanya kepada nabi Muhammad ,kata pemuda Ya rasulullah kalau aku terjang ini musuh di depan ,kemudian aku mati di jalan allah , apa ganjaran yang ku dapat ya Rasululah ? kemudian nabi Muhammad menjawab kepada sang pemudah kata nabi muhammad , engkau dapat janji oleh allah , engkau akan masuk surganya allah yang hamparanya seluas hamparan langit dan bumi , begitu nabi menjawab itu si pemudah tersenyum dan berkata bahin bahin bahin.

 Kemudian nabi melanjutkan merapihkan pasukan inspeksi pasukan ada sahabat nabi ngomong sendiri samping kiri kana nada sahabat sahabat lainya , dan sahabat tersebut mengatakan di tanganku masi ada beberapa butir kurma kalo saya makan beberapa butir kurma ini baru perang , kelamaan masuk surganya, kata sahabat nabi kelamaan masuk surganya , lalu apa yang di lakukan sahabat nabi , dia buang kurma di tanganya dia hentakan kudanya saudara dia angkat pedang nya , dan dia serang sendiri musuh di depan sudarah subhanallah dia angkat pedangnya di pacu kuda nyaa sudara dia serang sendirian sudara , nabi Muhammad kaget semua orang kaget melihat heroic nya sahabat nabi yang begitu berani menyerang musuh sendirian , dan sebelum sahabat itu sampai di tempat musuh sudara ratusan anak panah menyambutnya sudara , musuh menyambutnya dengan anak panah musuh menyambutnya dengan tombak kemudian belum sampe di bari musuh , sahabat nabi Gugur sebagai mati syahid.
Nabi Muhammad kaget bengong semua sahabat melihat heroiknya sang sahabat mereka yang menyerang sendirian musuh.
Kemudian nabi bertanya kepada sahabat sahabat lainya , siapa itu yang menyerang sendirian ? siapa itu yang begitu nekat menyerang sendirian? Kemudian sahabat mengatakan ya rasululah itu sahabat yang tadi barusan yang nanya sama rasulullah , dia bilang barusan kalo menunggu menghabiskan buah kurma terus perang , kelamaan masuk surganya , dia mau buru buru masuk surganya allah , dan akhirnya apa kata nabi Muhammad , sahabat tersebut suda mendapat apa yang dia inginkan atau dia harapkan, subahanallah itulah kisah sahabat nabi waktu perang

Jika ada anak-anak bapak / ibu yang ingin berjuang ingin membela islam , dorong bapak ibu jangan di larang , karena pahalanya tahu gak ? 1 orang mati syahid pahalanya akan memasukan 70 anggota keluarganya masuk surga sudarah , dia akan menunggu di muka pintu surga untuk memasukan 70 anggota keluarganya masuk surga subahanallah . nikmat tidak mati syahid nikmat tidak mati syahid? Pengen tidak mati syahid ? . jadi kalo ada seorang yg inngin berjuang membela islam kita harus mendukungnya , itulah kisah sahabat nabi yang mengharukan.

9 Responses to "kisah para sahabat nabi yang mengharukan"

  1. Zaman sekarang , perang meawan hawa nafsu aja. Udah sama itu kayak mati syahid. Sekalian ajarin orang ilmu agama yang bener. Ga perlu maen di jalan teriak teriak segala. Duduk mengajar itu lebih berguna dan bermanfaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya benar gan ,sesuai yang di ajarkan nabi aja jangan di tambah tambah , trimakasi suda berkunjung

      Delete
  2. selain hawa nafsu,
    menjaga diri sendiri agar terlihat baik dimata allah juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali , harus menjaga diri dan berdoa kepada maha pencipta Allah , trimakasi suda berkunjung dan berkomentar

      Delete
  3. Replies
    1. terimakasi suda berkunjung dan berkomentar

      Delete
  4. Replies
    1. silakan gan , mkasi suda berkunjung dan berkomentar

      Delete
  5. Cara penulisannya diperbaiki. Banyak yang ga enak dibaca. Typo....

    ReplyDelete